Untuk halalnya copy paste di wajibkan untuk comment dan join di blog kami.......terima kasih. SALAM SUKSES

Rabu, 19 September 2012

Proposal Kambing



PROPOSAL
 





`  

 










PERMOHONAN PENGADAAN
TERNAK KAMBING  

 








KELOMPOK USAHA BERSAMA
TUNAS HARAPAN
PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA










Alamat : Dukuh Jlegong, Desa Purwasaba, Kec. Mandiraja Kab. Banjarengara



 

HALAMAN PENGESAHAN





Proposal Permohonan Bantuan Pengadaan Ternak Kambing Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Purwasaba Mandiraja Banjarnegara  dengan anggaran biaya, Rp. 80.000.000,00 ( Delapan Puluh Juta Rupiah ).



Telah disahkan pada   :

Hari                             :  Senin

Tanggal                       :  13  Pebruari  2012




           Yang mengesahkan


Kepala Desa Purwasaba





( M i s k u n )
Ketua Kelompok





( S a r y o n o )



Mengetahui
Camat Mandiraja


( Joi Setiawan, S.Sos )
NIP. 197007211990031004










KELOMPOK USAHA BERSAMA

TUNAS HARAPAN

PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA

Alamat : Dukuh Jlegong Desa Purwasaba, Kec Mandiraja, Kab Banjarnegara HP. 081327321778
 

Nomor             : 031/ KUB/TH/Pwb/IX/2012                                                        Purwasaba ,  Sept  2012
Lamp               : 1 ( Satu ) Bendel.
Hal                  : Permohonan Pengadaan
  Ternak Kambing




Kepada

Yth : Gubernur Propinsi Jawa Tengah
Di       

                    S E M A R A N G


Assalamu`alaikum Wr. Wb.
Salam sejarhtera kami sampaikan semoga kita senantiasa dalam lindungan Alloh SWT. Sholawat dan salam kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Berdasarkan rapat Pengurus Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, pada tanggal 02 September 2012, yang memutuskan bahwa untuk kelangsungan Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan diperlukan pengadaan ternak kambing yang mendukung kelangsungan eksistensi secara berlanjut.
Salah satu kegiatan yang di tempuh oleh pihak pengurus dan masyarakat  adalah  mengoptimalkan sumber daya manusia yang akan memenuhi kebutuhan dengan pelatihan peternakan namun karena keterbatasan modal sehingga usaha tersebut belum maksimal.
Untuk itu pengurus dengan dukungan masyarakat memohon pengadaan ternak kambing kepada seluruh pihak yang terkait dalam hal ini Kementerian Peternakan Republik Indonesia untuk memberikan bantuan tersebut.
Demikian Permohonan Bantuan  ini kami sampaikan, atas perhatian dan pertimbangan kami ucapkan banyak terima kasih.
Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

Ketua Pengurus





( S a r y o n o )


 


HALAMAN PENGESAHAN





Proposal Permohonan Pengadaan Ternak Kambing Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Purwasaba Mandiraja Banjarnegara  dengan anggaran biaya, Rp. 14.000.000 (Empat Belas Juta Rupiah ).



Telah disahkan pada   :

Hari                             :  Jum`at

Tanggal                       :  14  September  2012




           Yang mengesahkan

Kepala Desa Purwasaba





( M i s k u n )
Ketua Pengurus





( S a r y o n o )


Mengetahui

Petugas Peternakan
Kec.Mandiraja




Gentur Pamuji
NIP. 197012192007011010

Camat Mandiraja






( Joi Setiawan, S.Sos )
NIP. 197007211990031004










PENDAHULUAN


I.     LATAR BELAKANG

Pemerintah terendah yang berada dalam sistem undang undang Republuk Indonesia adalah desa. Dalam sistem undang undang nomor 22 tahun 1989 tentang pemerintah desa khususnya diatur bahwa sebutan desa dapat diganti dengan istilah lain yang dikenal dalam sebuah tatanan kemasyarakatan di daerah bersangkutan misalnya Nagari, Kampung dan sebagainya

Sebagai sebuah lembaga yang langsung bersentuhan dan berhadapan dengan masyarakat, maka pekon menjadi ujung tombak pembangunan, oleh karena itu dibutuhkan suatu integrialitas, sinergisitas dan kontinuitas pembangunan desa yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang bersangkutan.

Sektor-sektor yang pada umumnya masih dirasakan sangat kurang oleh masyarakat pekon antara lain sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi produktif dan sektor sarana prasarana perhubungan khususnya sarana jalan dan jembatan, demikian pula halnya dengan kondisi yang dihadapi oleh Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnega.

Beberapa potensi khususnya antara lain adalah keberadaan lahan persawahan yang cukup luas, lahan perladangan dan tanah tegalan yang masih menghampar luas serta bahan baku makanan ternak yang cukup banyak (seperti areal untuk menggembalakan ternak dan melimpahnya makanan untuk ternak).

Sehubungan dengan keunggulan dan potansi tersebut, Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Desa Purwasaba berkeinginan untuk meningkatkan taraf hidup dengan mencari bidang atau sumber penghasilan alternatif sehingga taraf hidup dan pendapatan anggota dapat meningkat kegiatan tesebut adalah pemeliharaan kambing Jawa Randu.

Perawatan kambing tidak memerlukan perawatan yang sulit, usaha ini sudah banyak digeluti oleh petani bahkan sudah ada puluhan tahun namun belum ada yang menjadikan usaha ini sebagai penghasilan pokok, jadi petani dalam pengelolaannya masih menggunakan sistem tradisional.

Supaya dapat memberikan hasil yang maksimal dan bisa menjadi investasi di masa depan maka tata cara tradisional yang selama ini mereka terapkan harus diubah ke arah yang lebih profesional, upaya pengembangan tersebut harus dilakukan melalui pendekatan kemitraan dengan lembaga kemasyarakatan yang memiliki kemampuan di bidang pemeliharaan kambing dan lembaga penyedian dana yang dapat memberikan bantuan dana.

Untuk itu pengurus Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan dengan dukungan masyarakat memohon pengadaan ternak kambing kepada pihak yang terkait dalam hal ini Gubernur Jawa Tengah untuk dapat merealisasikan permohonan tersebut.



II. VISI DAN MISI

- Visi
Menciptakan peternak yang professional dan unggul

- Misi
Menghasilkan pendapatan bagi kelompok dan masyarakat sekitar.
Tumbuhnya jiwa kewirausahaan untuk mencapai kemandirian.

III. MAKSUD DAN TUJUAN .

- Maksud
Dalam Rangka untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara bermaksud mengajukan permohonan bantuan Ternak Kambing Jawa Randu, sebagai usaha peningkatan ekonomi kerakyatan dan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat.

- Tujuan
1.    Sebagai Usaha tambahan yang dikelola sungguh-sungguh diharapkan mampu       menambah pendapatan peternak
2.    Mendidik peternak untuk wirausaha ternak kambing Jawa Randu.
3.    Sebagai wahana petani dalam bersilaturahmi yang dapat mempererat persaudaraan antar anggota masyarakat.
4.    Mengurangi angka pengangguran dan urbanisasi.
5.    Menambah pengetahuan, kemandirian dan meningkatkan pendapatan peternak.

IV. SASARAN YANG INGIN DI CAPAI

  1. Pemanfaatan lahan yang belum produktif menjadi produktif
  2. Peningkatan pendapatan peternak tradisional
  3. Pengenaan sistem peternakan terpadu dalam hal kambing
  4. Membuka lapangan pekerjaan
  5. Tersedianya sumber protein hewani
  6. Tersedianya pupuk kandang yang melimpah

V.  ANALISA PETERNAKAN KAMBING JAWA RANDU
1.      Waktu pemeliharaan adalah 3 tahun atau 36 bulan.
2.      Biaya pakan diabaikan karena kita berasumsi telah menggaji karyawan, jadi biaya untuk pembelian pakan diganti dengan biaya tenaga kerja, karena pada dasarnya karyawan kita gaji untuk merawat dan mencarikan makanan bagi ternak. Hitungan ini tidak berlaku apabila peternak membeli rumput di dalam pemeliharaan ternaknya.

VI. PROYEKSI PENDAPATAN
• Penjualan kambing yang sudah di besarkan 200  x Rp. 1.700.000 = Rp. 340.000.000
• Penjualan pupuk kandang 7,5 kg x 36 bulan x Rp. 200 x 200 ekor = Rp. 10.800.000
• Penjualan urine 60 liter x 36 bulan x Rp. 500 x 200 ekor = Rp. 216.000.000

D. REKAPITULASI PENDAPATAN
Biaya-biaya:
1. Biaya investasi Rp. 700.000 x 200 ekor  = Rp 140.000.000
2. Biaya pemeliharaan selama 36 bulan x  Rp 5.000.000 = Rp 180.000.000 
Rp 140.000.000+ Rp 180.000.000  Total biaya Rp 320.000.000

Pendapatan;
• Penjualan kambing yang sudah di besarkan  Rp. 340.000.000
• Penjualan pupuk kandang Rp. 10.800.000
• Penjualan urine Rp. 216.000.000
• Total pendapatan Rp. 566.800.000
Keuntungan yang bisa diperoleh adalah sbb:
Rp. 566.800.000– Rp. 320.000.000= Rp. 246.800.000

VI. PENUTUP
Demikian Proposal permohonan ini dibuat dan diajukan semoga dapat berkenan mengabulkan permohonan kami, sehingga benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak desa kami


Purwasaba,  14 September 2012
Ketua



( Saryono )
 
PONDOK PESANTREN AL IHSAN
PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA
Alamat : Desa Purwasaba Kec.  Mandiraja  Kab. Banjarnegara 53473
 

Nomor :  55/PP/Al-Ih/Mdr/X/2007                                                 Mandiraja,    Oktober 2007

Lamp   : 1 ( Satu ) Bendel
Hal      : Permohonan Rekomendasi.





Kepada
Yth : Bupati Banjarnegara
Di       

 

     BANJARNEGARA




Assalamu`alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera selalu semoga kita masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha  Esa dan senantiasa dapat menjalankan tugas – tugas sehari-hari.
Dengan hormat kami bermaksud akan mengajukan Permohonan Bantuan Pembangunan Satu Gedung Ponpes Al Ihsan ke Bapak Gubernur Jawa Tengah karena belum memilki Gedung yang representatif untuk kegiatan belajar mengajar.

Untuk itu, kami mohon dengan hormat kepada bapak Bupati Banjarnegara berkenan memberikan rekomendasi pengajuan tersebut, dan sebagai pertimbangan kami lampirkan Proposal Permohonan Pembangunan Satu Gedung Ponpes Al Ihsan dengan anggaran biaya Rp 80.000.000,- ( Delapan Puluh Juta Rupiah ).

Atas perhatian dan pertimbangan serta kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
            Wassalamu`alaikum Wr. Wb.



 


                                                                                          Ketua  
                                                                                    Ponpes Al Ihsan




                                                                                                       ( Abbas Abdul Basyir )

SUSUNAN PENGURUS DAN PANITIA
KELOMPOK USAHA BERSAMA TUNAS HARAPAN
PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA

Ketua                             : Saryono
Sekretaris             : Khayanto.
Bendahara            : Miftah
Anggota                : 1. Andi
                             : 2. Suroso
                             : 3. Sudarmo
                             : 4. Misna
                             : 5. Rudi Hartono
                             : 6. Kismo
                             : 7. Sadin
                               

Purwasaba,      Pebruari 2012
                                                                                                      Ketua





                                                                                             ( S a r y o n o )























 







Minggu, 16 September 2012

Soal Ulangan Harian Kls XI.IPS sem Gsl

ULANGAN HARIAN KLS XI.IPS


1. Apa yang di dengan biosfer ?
2. Sebutkan dan jelaskan tingkatan ekologis
3. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor yang mempengaruji flora dan fauna ?
4. Sebutkan dan jelaskan faktor – faktor  persebaran fauna di Indonesia serta contohnya. ?
5. Sebutkan dan jelaskan faktor – faktor  persebaran fauna di Indonesia ?

Rabu, 12 September 2012

Ulangan XB. Kamis 13 Sept 2012

SOAL ULANGAN HARIAN KLS X SEM 1
1. Sebutkan dan Jelaskan Objek Studi Geografi ?

2. Jelaskan arti geografi menurut Prof. Bintarto ?

3. Sebutkan dan Jelaskan Pendekatan  Geografi ?

4. Sebutkan ilmu yang termasuk aspek fisis dan aspek sosial

5. Sebutkan ruang lingkup geografi

Jumat, 25 November 2011

Soal UH XC Sem 2(lithosfer)

SOAL  UH KLS X.C SEM 2

1.Apa yang dimaksud dengan tenaga endogen ? Mengapa tenaga ini bersifat membangun ?
2.Apa yang dimaksud dengan hiposentrum dan episentrum !
3.Jelaskan mengapa di Indonesia banyak terdapat gunung api ! Apa kaitannya dengan teori lempeng
   tektonik.
4.Mengapa perbedaan relief ikut menentukan perbedaan tanah ?
5.Apa yang dimaksud dengan sesar, lipatan dan patahan ?
6.Bagaimanakah proses terjadinya gempa, dan bentuk muka apakah yang ditimbulkannya ?
7.Apa yang dimaksud dengan degradasi ?
8.Faktor-faktor apakah yang memengaruhi bentuk muka gunung api.
9.Sebutkan dan jelaskan material yang dikeluarkan gunung api ?
10.Sebutkan gejala-gejala gunung api akan padam (pasca vulkanik).

Minggu, 23 Oktober 2011

Geografi XI semester Gasal

BIOSFER DAN ANTROPOSFER

FENOMENA BIOSFER
Biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup, terutama flora dan fauna, baik yang ada di darat maupun udara.
Berbagai macam flora yang hidup dalam suatu kawasan tertentu membentuk suatu persekutuan hidup alam hayati dan lingkungannya yang sering kita sebut hutan.
Klasifikasi hutan
  • a. Menurut fungsinya
1).  Hutan lindung
Hutan yang berfungsi menjaga kelestarian  tanah dan tata airnya.
2). Hutan Suaka Alam
Hutan yang berfungsi untuk perlindungan alam hayati dan manfaat-manfaatnya yang terdiri dari cagar alam ( untuk perlindungan berbagai jenis tumbuhan ) dan suaka margasatwa ( untuk perlindungan berbagai jenis satwa )
3). Hutan Wisata
Hutan yang dipelihara khusus untuk tujuan pariwisata, baik yang ada di darat maupun laut ( contoh Bunaken )
4). Hutan Produksi
Hutan  yang khusus diambil kayu maupun non kayu sebagai hasil industri kayu, obat-obatan, penyamak kulit dll.
  • b. Menurut jenis pohonnya
1). Hutan Hiterogen
Hutan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis tanaman, misal hutan rimba, banyak terdapt di luar pulau jawa
2).  Hutan Homogen
Hutan yang ditumguhi oleh satu jenis tanaman saja, pada umumnya hutan ini dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya reboisasi/ penghijauan.
  • c. Menurut cara terjadinya
1).  Hutan Asli/Alamiah
Hutan yang terjadi secara alamiah, misal hutan rimba, bakau
2).  Hutan Buatan
Hutan yang sengaja dibuta oleh manusia untuk kepentingan tertentu, misal penghijauan / reboisasi.
  • d. Menurut tempat
1).  Hutan Pantai
2).  Hutan Rawa
3).  Hutan Pegunungan
  • e. Menurut iklim
1).  Hutan Hujan Tropik
Hutan yang terdapat di daerah tropik yang mendapatkan hujan merata sepanjang tahun, banyak terdapat di Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara.
2).  Hutan Musim
Hutan yang terdapat di daerah tropik dengan musim kemarau yang panjang. Sehingga menggugurkan daunnya, banyak terdapat di India dan Asia Tenggara.
3).  Sabana
Padang rumput di daerah tropis yang diselingi tumbuhan, banyak terdapat di Australia dan Brazilia
4).  Stepa
Padang rumput di daertah tropis
5).  Taiga
Hutan yang ditumbuhi oleh jenis-jenis konifer yang tumbuh di daerah dingin, banyak terdapat di Amerika Utara, Eropa dan Asia.
Tugas     : Buatlah kelompok diskusi yang masing-masing terdiri  4 – 6 orang, dengan materi Jelaskan manfaat Hutan bagi kehidupan manusia
  • 2. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persebaran flora dan fauna.
  • a. Faktor penyebab
1). Cuaca dan iklim
2). Relief / ketinggian tempat
3). Manusia
  • b. Sarana penyebaran
1). Angin
misalnya biji-bijian yang terbawa oleh hempasan angin
2). Aliran air
misalnya tumbuhan atau biji-bijian yang terbawa oleh    aliran sungai
3). Lahan
misalnya adanya gerakan spesies di daratan
4). Manusia
misalnya flora dan fauna yang dipindah oleh manusia
  • c. Hambatan
1). Geografis
Kondisi geografi yang menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna terutama adalah bentang alam yang berupa samudra, padang pasir,  sungai dan pegunungan.
2). Biologis
Faktor yang menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna secara biologis antara lain habitat yang tidak sesuai dan tidak cocok lagi untuk kelangsungan hidup, tidak adanya persediaan makanan atau predator.
3). Tanah ( Edafik)
Kondisi tanah yang dapat menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna antara lain, ketersediaan unsur hara, udara dan air
  • 3. Persebaran flora dan fauna di dunia
Menurut Alfred Russel Wallace persebaran fauna di dunia dikelompokkan menjadi enam wilayah, yaitu :
  • a. Wilayah Neartik
Meliputi seluruh wilayah Amerika Utara bagian tengah   terdiri atas padang rumput dan bagian utara merupakan hutan konifer seluruh Greenland, sedangkan hewannya berupa antilop, tupai dari Amerika Utara,bison, kalkun dan karibu
b. Wilayah Neotropik
Meliputi Mexico bagian selatan dan tengah serta Amerika Selatan, hewan-hewannya berupa kukang, armadillo, kuda, tapir, siamang dll
c. Wilayah Australis
Meliputi Selandia Baru, Irian, Maluku dan pulau-pulau di sekitarnya.  Hewannya terdiri atas kanguru, trenggiling, koala, cendrawasih, kura-kura, berbagai macam burung dll.
  • d. Wilayah Oriental
Meliputi wilayah Benua Asia, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sri Langka dan Filipina, banyak terdapat hutan hujan tropis dan beraneka macam flora dan fauna, hewan-hewannya berupa harimau, gajah, gibon,orang utan dan badak bercula satu.
  • e. Wilayah Paleartik
Meliputi seluruh Eropa, Afganistan, Himalaya,Afrika, Inggris dan Jepang, hewannya terdiri atas bison, kucing kutub, menjangan kutub, landak
  • f. Wilayah Etiopian
Meliputi seluruh benua Afrika, Madagaskar dan wilayah Arab bagian selatan, banyak terdapat gurun yang menjadi pembatas wilayah satu dg lainnya, sehingga jenis binatangnya berbeda yang terdiri atas Gorilla, Simpanze, antelop, burung unta, zebra, kuda nil dan jerapah
PERSEBARAH HEWAN DAN TUMBUHAN
  • 4. Persebaran Fauna di Indonesia
  • a. Fauna Indonesia Barat
Meliputi wilayah  Sumatra, Jawa dan Kalimantan biasanya disebut fauna dangkalan Sunda yang terdiri atas binatang menyusuinya berbadan besar, treinggiling, bunglon, kijang.
  • b. Fauna Indonesia Tengah
Meliputi Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara dibatasi oleh garis Wallace di barat dan garis weber di timur, hewannya meliputi anoa, babi rusa,biawak, kuskus, komodo, buaya, ular dll
c. Fauna Indonesia Timur
Meliputi Papua dan pulau di sekitarnya sering disebut fauna dangkalan Sahul yang terdiri atas Kanguru,kadal, kura-kura dan berbagai jenis burung.
  • 5. Usaha melestarikan
Untuk menghindari kepunahan, maka dilakukan beberapa usaha antara lain larangan berburu dan dibutkan suaka margasatwa sebagai berikut :
NO PROPINSI LOKASI MAGASATWA JENIS HEWAN
1. DI Aceh Kluet Gunung Leuser Orang Utan, Gajah Orang Utan, gajah, tapir, macan, rusa
2. Sumatra Utara Sikindur Langkat Gajah, orang utan Gajah, orang utan, macan
3. Riau Kerumutan Pulau Berkah Gajah dan tapir Burung-burung laut
4. Sumatra Barat Rimbo Pantai Siamang, tapir, harimau
5. Lampung Waykambas Gajah, orang utan, harimau
6. Jawa Barat Panaitan dan ujung Kulon Badak cula satu, babi hutan, banteng dan rusa
7. Kalimantan Barat Gunung Palung Bekantan
8. Kalimantan Tengah Kotawaringin Tanjun Puting Bekantan, orang  utan, banteng, babi hutan
9. Sulawesi utara Maspepayaroja Penyu laut
10. Sulawesi Tengah Pati-pati, Lore Lindu Kalamantan dan lombuyan Rusa dan anoa
11. Bali Bali Barat Banteng dan jalak putih
12. Nusa Tenggara Barat Pulau Moyo Rusa, babi hutan, ayam hutan dan burung
13. Nusa Tenggara Timur Padar Rinca dan Walwuul Komodo
14. Papua Gunung Lorentz Walaby, ular sanca, landak, burung nandur,kanguru pohon
Untuk menjaga kelestarian satwa Langka, maka penangkapan hewan-hewan dan juga perburuan haruslah mentaati peraturan tertentu seperti berikut ini :
a.  Para pemburu harus mempunyai lisensi (surat izin berburu).
b. Senjata untuk berburu harus tertentu macamnya.
c. Membayar pajak dan mematuhi undang-undang perburuan.
d. Harus menyerahkan sebagian tubuh yang diburunya kepada petugas sebagai tropy, misalnya tanduknya.
e. Tidak boleh berburu hewan-hewan langka.
f. Ada hewan yang boleh ditangkap hanya pada bulan-bulan tertentu
saja. Misalnya, ikan salmon pada musim berbiak di sungai tidak boleh
ditangkap, atau kura-kura pads musim akan bertelur.
g.  Harus melakukan konvensi dengan baik. Konvensi ialah aturan-aturan yang tidak tertulis tetapi harus sudah diketahui oleh si pemburu dengan sendirinya. Misalnya, tidak boleh menembak hewan buruan yang sedang bunting, dan tidak boleh membiarkan hewan buas buruannya lepas dalam keadaan terluka.
  • h. mengembangbiakkan hewan yang hampir punah
  • i. Menyediakan makanan secara alamiah
Sedangkan Suaka alam untuk perlindungan tumbuhan sebagai berikut :
NO PROPINSI SUAKA ALAM JENIS HEWAN
1. DI Aceh Aceh Raflesia Raflesia padma acehensis
2. Sumatra Utara Sibolangit Dolok Laut Kebun botanis Pinus merkusi
3. Bengkulu Bengkulu Raflesia Bengkulu
4. Sumatra Barat Batangalupuh Beringin Sakti Raflesia Arnoldi Pinus benjamina
5. Bengkulu Bengkulu Raflesia Bengkulu
6. Jawa Tengah Wijaya Kusuma Bunga wijaya kusuma
7. Kalimantan Barat Mandor Jenis anggrek
Beberapa usaha untuk melestarikan flora  :
  • a. Melakukan pengawasan secara ketat, terutama terhadap perusak hutan dan penambang liar.
  • b. Melakukan reboisasi terhadap hutan gundul
  • c. Melarang penggembalaan yang merusak hutan
  • d. Menjaga agar tidak terjadi kebakaran
  • e. Menanam pohon pengganti
  • f. Melarang ladang berpindah
  • g. Menetapkan hutan lindung
  • h. Melaksanakan tebang pilih
FENOMENA ANTROPOSFER
  • 1. Pengertian fenomena antroposfer
Antroposfer adalah manusia dan kehidupannya di permukaan bumi, dalam pembahasannya nanti lebih di tekankan pada aspek kependudukannya, yang berkaitan dengan masalah kependudukan, antara lain ; kepadatan, penyebaran yang tidak merata, jumlah dan kualitas penduduk.
  • 2. Menganalisis komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin.
Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin bersifat universal, karena umur dan jenis kelamin selalu menjadi dasar dalam pengelompokan penduduk dan mempunyai perana yang penting dalam kehidupan masyarakat antara lain menentukan kedudukan atau status dalam masyarakat, menentukan kesempatan dalam memperoleh pekerjaan dll.
Pengelompokan menurut jenis kelamin jelas laki-laki dan perempuan sedangkan berdasarkan umur, menurut beberapa sumber dikelompokkan sebagai berikut :
  • a. Kelompok usia muda / belum produktif antara 0 – 14 tahun
  • b. Kelompok usia dewasa / produktif antara 15 th – 64 tahun
  • c. Kelompok usia tua / tidak produktif diatas 65 tahun
Berdasarkan pengelompokan tersebut dapat diketahui angka ketergantungan atau sering disebut Dependency Ratio dengan menggunakan Rumus sebagai berikut :
Contoh   : Jumlah penduduk Bantul pada tahun 2006 sebanyak 2 juta jiwa dengan komposisi ; jumlah usia muda 250.000, jumlah usia dewasa 1.700.000 jiwa sedangkan jumlah usia tua sebanyak 50.000 jiwa, hitungka angka ketergantungannya.
Jawab     :
Jadi angka ketergantungannya sebanyak 17 artinya setiap 100 penduduk usia dewasa harus menanggung beban kehidupan sebanyak 17 orang disamping harus menghidupi dirinya sendiri.
Dalam kehidupan nyata apakah mungkin itu terjadi ?
  • 3. Menghitung tingkat kelahiran penduduk
Angka kelahiran atau sering disebut dengan Natalitas diartikan sebagai jumlah kelahiran hidup untuk setiap 1000 penduduk dalam waktu 1 tahun , juga disebut angka kelahiran kasar/ CBR ( Cruth Birth Rate ), dengan kriteria sebagai berikut  :
  • a. diatas 30 berarti angka kelahirannya tinggi
  • b. antara 20 – 30 berarti angka kelahirannya sedang
  • c. Dibawah 20 berarti angka kelahirannya rendah
Faktor-faktor yang menambah jumlah kelahiran/Pro natalitas
  • a. Nikah usia muda
  • b. Pergaulan bebas
  • c. Derasnya arus informasi
  • d. Lemahnya iman
  • e. Kurangnya kesadaran ber-KB
  • f. Dll
Faktor yang menghambat jumlah kelahiran/ anti natalitas
  • a. menunda nikah
  • b. Pantang nikah
  • c. Penyakit
  • d. KB
  • e. dll
  • 4. Menghitung tingkat kematian penduduk
Angka kematian atau sering disebut Mortalitas adalah jumlah kematian dalam setiap 1000 penduduk dalam waktu 1 tahun, juga disebut CDR / Cruth DeathRate, dengan kriteria sebagai berikut :
  • a. diatas 20 berarti angka kematiannya tinggi
  • b. 10 – 20 berarti angka kematiannya sedang
  • c. Dibawah 10 berarti angka kematiannya rendah
Faktor yang menambah jumlah kematian/pro mortalitas
  • a. Perang
  • b. Penyakit
  • c. Kriminalitas
  • d. Bunuh diri
  • e. Bencana alam
  • f. Dll
Faktor yang menghambat jumlah kematian /anti mortalitas
  • a. Perdamaian
  • b. Kemajuan bidang kesehatan.kedokteran
  • c. Imunisasi
  • d. Kebersihan
  • e. Makanan bergizi
  • f. Dll
  • 5. Menghitung pertumbuhan penduduk suatu wilayah
  • a. Pertumbuhan Penduduk alami
Pertumbuhan Penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang hanya memperhatikan aspek kelahiran dan kematian saja, juga disebut Natural Increase
Pertumbuhan Penduduk L – M
  • b. Pertumbuhan Penduduk Total
Pertumbuhan Penduduk Total adalah pertumbuhan penduduk dengan memperhatikan aspek kelahiran, kematian, migrasi masuk dan  migrasi keluar.
Pertumbuhan Penduduk Total ( L – M ) + ( I – E )
  • c. Proyeksi penduduk
Proyeksi Penduduk adalah memperkirakan jumlah penduduk pada masa yang akan datang.
Proyeksi Penduduk
Pn = Po(1+r)n
Contoh       : Diketahui jumlah penduduk Klaten pada awal tahun 2006 sebanyak 2 juta jiwa, pertumbuhan penduduknya 2 %/tahun.
Hitunglah perkiraan jumlah penduduk Klaten pada tahun 2008.
Jawab         :
Pn=2.000.000(1+2%)2
Pn=2.000.000(1+0,02) 2
Pn=2.000.000(1,02) 2
Pn=2.000.000(1,04 )
Pn=2.080.000
  • 6. Masalah-masalah kependudukan di Indonesia.
  • a. Pertumbuhannya tinggi
  • b. Persebarannya tidak merata
  • c. Komposisinya sebagian usia muda
  • d. Kualitasnya rendah
  • 7. Usaha mengatasi masalah kependudukan di Indonesia
  • a. KB
  • b. Transmigrasi
  • c. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan
  • 8. Menyajikan informasi kependudukan melalui peta tabel dan grafik/diagram
  • a. Simbol Ordinal / bertingkat
Adalah simbul yang menunjukkan adanya tingkatan nilai data, seperti kepadatan penduduk ( padat, sedang dan jarang ), pertumbuhan penduduk dll
  • b. Simbol Kuantitatif
Adalah si,mbol yamg menunjukkan  data secara kuantitatif dan kualitatif, misal jumlah penduduk di berbagai kecamatan di Bantul
Simbol ini dapat berupa diagram batang, lingkaran dll
  • c. Simbol Pictorial
Adalah simbul yang menggunakan bentuk sesuai dengan keadaan yang sesungguhya, misal jumlah penduduk menggunakan simbul bentuk manusia sesuai dengan jumlahnya, dll
  • 9. Membedakan antara migrasi ekstern dan migrasi intern
Migrasi Intern adalah perpindahan penduduk antara satu daerah dengan daerah lain dalam satu negara
Misalnya          : transmigrasi, urbanisasi, evakuasi
Migrasi Ekstern adalah perpindahan penduduk antar negara
Misalnya          : Imigrasi, emigrasi dan remigrasi
ASPEK KEPENDUDUKAN

SISTEM EKONOMI UNTUK MEMECAHKAN MASALAH EKONOMI

SUMBER DAYA ALAM 

ARTI SDA
  • 1. Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber Daya Alam atau sering disebut Natural Resource adalah Segala potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  • 2. Klasifikasi Sumber Daya Alam
  • a. Berdasarkan kemungkinan pemulihannya
1).  Renewable Resource /dapat diperbaharuhi
Adalah sumber daya alam yang dapat dikembalikan persediaannya dengan cara yang relatif mudah dan waktunya relatif cepat, misal hasil pertania, perkebunan, kesuburan tanah dll.
2).  Unrenewable Resource/tidak dapat diperbaharuhi
Adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharuhi setelah habis dipergunakan atau pemulihannya memakan waktu yang sangat lama jutaan tahun, misal  minyak bumi, batu bara dan berbagai jenis tambang mineral yang lain.
  • b. Berdasarkan sifatnya
1).  Sumber Daya Alam  Fisik
Adalah sumber daya alam yang berupa benda, misal barang tambang, air, tanah dll
2).  Sumber Daya Alam Hayati
Adalah sumber daya alam yangnberupa makhluk hidup, baik tumbuhan maupun hewan.
  • c. Berdasarkan kecepatan habisnya
1).  Sumber daya alam yang cepat habis
sumber daya alam yang cepat sekali  habis, karena nilai konsumtifnya tinggi, sehingga banyak pemakainya. Misal ; minyak bumi, gas alam dan bahan bakar lainnya konsumsinya tinggi.
2).  Sumber Daya Alam yang tidak cepat habis
Sumber daya alam yang nilai nya tidak akan pernah habis, dan biasanya nilai konsumtifnya rendah, misal emas, intan mutiara dll
3).  Sumber Daya Alam yang tidak akan habis
Sumber daya alam yang tidak akan habis karena ada pembaharuan secara alami, misal ; sinar matahari, udara/oksigen.
  • d. Berdasarkan Lokasinya
1).  Sumber Daya Alam Terestrial
Adalah sumber daya alam yang berada di daratan, misalnya bahan galian, tanah, hutan dll
2).  Sumber Daya Alam Akuatik
Adalah sumber daya alam yang berda di lautan, misalnya ikan, rumput laut, garam, energi gelombang dll.
  • e. Berdasarkan UU No 11 tahun 1976 Tentang pertambangan
1).  SDA Golongan A / Strategis
Adalah golongan bahan galian yang strategis untuk pertahanan dan kemanan atau untuk menjamin perekonomian negara, misal minyak bumi, batu bara, nikel, mangaan dll
2).  SDA Golongan B/ Vital
Adalah golongan SDA yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak , misal emas, perak, magnesium dll
3).  SDA Golongan C
Adalah golongan SDA yang termasuk batuan industri , misal  batu, gamping, pasir dll
  • 3. Persebaran Sumber Daya Alam
NO
NAMA
TEMPAT
1 Hutan Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra
2 Minyak bumi Cupu, Cirebon,Plaju, Palembang ,Sorong,Kalimantan
3 Gas Alam ( LNG ) Arun
4 Batu-Bara Ombilin,Kalimantan, Aceh,  Bukit Asam,Jambi,Riau,
5 Emas Perak Tembaga Pura, batu Hijau, Tasikmalaya,Bengkulu, Jampang ( Jabar )
6 Nikel Danau Matana, Towuti, Kolaka
7 Timah
8 Bauksit P. Bintan
9 Marmer Trenggalek, Bayat
10 Tembaga Tembaga Pura, Tirtomoyo Wonogiri, Muara Sipeng( Sulawesi )
11 Mangaan KliripanP. Doi ( Halmahera) Karang Tunggal ( Tasikmalaya)
12 Intan Martapura
13 Platina/Emas Putih Peg. Verbeek
14 Fosfat Cirebon, gunung Ijen,Banyumas
15 Mika Kep. Banggai
  • 4. Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Akhir-akhir ini tampak bahwa penggunaan sumber daya alam cenderung naik terus, karena:
  • a. pertambahan penduduk yang cepat
  • b. perkembangan peradaban manusia yang didukung oleh kemajuan sains dan teknologi. Oleh karena itu, agar sumber daya alam dapat bermanfaat dalam waktu yang panjang maka hal-hal berikut sangat perlu dilaksanakan.
  • 1. Sumber daya alam harus dikelola untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, tetapi pengelolaan sumber daya alam harus diusahakan agar produktivitasnya tetap berkelanjutan.
  • 2. Eksploitasinya harus di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi
    sumber daya alam.
  • 3. Diperlukan kebijaksanaan dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ada agar dapat lestari dan berkelanjutan dengan menanamkan pengertian sikap serasi dengan lingkungannya.
  • 4. Di dalam pengelolaan sumber daya alam hayati perlu adanya
    pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
    a. Teknologi yang dipakai tidak sampai merusak kemampuan sumber daya untuk pembaruannya.
    b. Sebagian hasil panen harus digunakan untuk menjamin
    pertumbuhan sumber daya alam hayati.
    c. Dampak negatif pengelolaannya harus ikut dikelola, misalnya
    dengan daur ulang.
d. Pengelolaannya harus secara serentak disertai proses
pembaruannya.

JENIS-JENIS SDA
PEMANFAATN SDA SECARA ARIF