Untuk halalnya copy paste di wajibkan untuk comment dan join di blog kami.......terima kasih. SALAM SUKSES

Rabu, 19 September 2012

Proposal Kambing



PROPOSAL
 





`  

 










PERMOHONAN PENGADAAN
TERNAK KAMBING  

 








KELOMPOK USAHA BERSAMA
TUNAS HARAPAN
PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA










Alamat : Dukuh Jlegong, Desa Purwasaba, Kec. Mandiraja Kab. Banjarengara



 

HALAMAN PENGESAHAN





Proposal Permohonan Bantuan Pengadaan Ternak Kambing Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Purwasaba Mandiraja Banjarnegara  dengan anggaran biaya, Rp. 80.000.000,00 ( Delapan Puluh Juta Rupiah ).



Telah disahkan pada   :

Hari                             :  Senin

Tanggal                       :  13  Pebruari  2012




           Yang mengesahkan


Kepala Desa Purwasaba





( M i s k u n )
Ketua Kelompok





( S a r y o n o )



Mengetahui
Camat Mandiraja


( Joi Setiawan, S.Sos )
NIP. 197007211990031004










KELOMPOK USAHA BERSAMA

TUNAS HARAPAN

PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA

Alamat : Dukuh Jlegong Desa Purwasaba, Kec Mandiraja, Kab Banjarnegara HP. 081327321778
 

Nomor             : 031/ KUB/TH/Pwb/IX/2012                                                        Purwasaba ,  Sept  2012
Lamp               : 1 ( Satu ) Bendel.
Hal                  : Permohonan Pengadaan
  Ternak Kambing




Kepada

Yth : Gubernur Propinsi Jawa Tengah
Di       

                    S E M A R A N G


Assalamu`alaikum Wr. Wb.
Salam sejarhtera kami sampaikan semoga kita senantiasa dalam lindungan Alloh SWT. Sholawat dan salam kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Berdasarkan rapat Pengurus Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, pada tanggal 02 September 2012, yang memutuskan bahwa untuk kelangsungan Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan diperlukan pengadaan ternak kambing yang mendukung kelangsungan eksistensi secara berlanjut.
Salah satu kegiatan yang di tempuh oleh pihak pengurus dan masyarakat  adalah  mengoptimalkan sumber daya manusia yang akan memenuhi kebutuhan dengan pelatihan peternakan namun karena keterbatasan modal sehingga usaha tersebut belum maksimal.
Untuk itu pengurus dengan dukungan masyarakat memohon pengadaan ternak kambing kepada seluruh pihak yang terkait dalam hal ini Kementerian Peternakan Republik Indonesia untuk memberikan bantuan tersebut.
Demikian Permohonan Bantuan  ini kami sampaikan, atas perhatian dan pertimbangan kami ucapkan banyak terima kasih.
Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

Ketua Pengurus





( S a r y o n o )


 


HALAMAN PENGESAHAN





Proposal Permohonan Pengadaan Ternak Kambing Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Purwasaba Mandiraja Banjarnegara  dengan anggaran biaya, Rp. 14.000.000 (Empat Belas Juta Rupiah ).



Telah disahkan pada   :

Hari                             :  Jum`at

Tanggal                       :  14  September  2012




           Yang mengesahkan

Kepala Desa Purwasaba





( M i s k u n )
Ketua Pengurus





( S a r y o n o )


Mengetahui

Petugas Peternakan
Kec.Mandiraja




Gentur Pamuji
NIP. 197012192007011010

Camat Mandiraja






( Joi Setiawan, S.Sos )
NIP. 197007211990031004










PENDAHULUAN


I.     LATAR BELAKANG

Pemerintah terendah yang berada dalam sistem undang undang Republuk Indonesia adalah desa. Dalam sistem undang undang nomor 22 tahun 1989 tentang pemerintah desa khususnya diatur bahwa sebutan desa dapat diganti dengan istilah lain yang dikenal dalam sebuah tatanan kemasyarakatan di daerah bersangkutan misalnya Nagari, Kampung dan sebagainya

Sebagai sebuah lembaga yang langsung bersentuhan dan berhadapan dengan masyarakat, maka pekon menjadi ujung tombak pembangunan, oleh karena itu dibutuhkan suatu integrialitas, sinergisitas dan kontinuitas pembangunan desa yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang bersangkutan.

Sektor-sektor yang pada umumnya masih dirasakan sangat kurang oleh masyarakat pekon antara lain sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi produktif dan sektor sarana prasarana perhubungan khususnya sarana jalan dan jembatan, demikian pula halnya dengan kondisi yang dihadapi oleh Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnega.

Beberapa potensi khususnya antara lain adalah keberadaan lahan persawahan yang cukup luas, lahan perladangan dan tanah tegalan yang masih menghampar luas serta bahan baku makanan ternak yang cukup banyak (seperti areal untuk menggembalakan ternak dan melimpahnya makanan untuk ternak).

Sehubungan dengan keunggulan dan potansi tersebut, Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan Desa Purwasaba berkeinginan untuk meningkatkan taraf hidup dengan mencari bidang atau sumber penghasilan alternatif sehingga taraf hidup dan pendapatan anggota dapat meningkat kegiatan tesebut adalah pemeliharaan kambing Jawa Randu.

Perawatan kambing tidak memerlukan perawatan yang sulit, usaha ini sudah banyak digeluti oleh petani bahkan sudah ada puluhan tahun namun belum ada yang menjadikan usaha ini sebagai penghasilan pokok, jadi petani dalam pengelolaannya masih menggunakan sistem tradisional.

Supaya dapat memberikan hasil yang maksimal dan bisa menjadi investasi di masa depan maka tata cara tradisional yang selama ini mereka terapkan harus diubah ke arah yang lebih profesional, upaya pengembangan tersebut harus dilakukan melalui pendekatan kemitraan dengan lembaga kemasyarakatan yang memiliki kemampuan di bidang pemeliharaan kambing dan lembaga penyedian dana yang dapat memberikan bantuan dana.

Untuk itu pengurus Kelompok Usaha Bersama Tunas Harapan dengan dukungan masyarakat memohon pengadaan ternak kambing kepada pihak yang terkait dalam hal ini Gubernur Jawa Tengah untuk dapat merealisasikan permohonan tersebut.



II. VISI DAN MISI

- Visi
Menciptakan peternak yang professional dan unggul

- Misi
Menghasilkan pendapatan bagi kelompok dan masyarakat sekitar.
Tumbuhnya jiwa kewirausahaan untuk mencapai kemandirian.

III. MAKSUD DAN TUJUAN .

- Maksud
Dalam Rangka untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara bermaksud mengajukan permohonan bantuan Ternak Kambing Jawa Randu, sebagai usaha peningkatan ekonomi kerakyatan dan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat.

- Tujuan
1.    Sebagai Usaha tambahan yang dikelola sungguh-sungguh diharapkan mampu       menambah pendapatan peternak
2.    Mendidik peternak untuk wirausaha ternak kambing Jawa Randu.
3.    Sebagai wahana petani dalam bersilaturahmi yang dapat mempererat persaudaraan antar anggota masyarakat.
4.    Mengurangi angka pengangguran dan urbanisasi.
5.    Menambah pengetahuan, kemandirian dan meningkatkan pendapatan peternak.

IV. SASARAN YANG INGIN DI CAPAI

  1. Pemanfaatan lahan yang belum produktif menjadi produktif
  2. Peningkatan pendapatan peternak tradisional
  3. Pengenaan sistem peternakan terpadu dalam hal kambing
  4. Membuka lapangan pekerjaan
  5. Tersedianya sumber protein hewani
  6. Tersedianya pupuk kandang yang melimpah

V.  ANALISA PETERNAKAN KAMBING JAWA RANDU
1.      Waktu pemeliharaan adalah 3 tahun atau 36 bulan.
2.      Biaya pakan diabaikan karena kita berasumsi telah menggaji karyawan, jadi biaya untuk pembelian pakan diganti dengan biaya tenaga kerja, karena pada dasarnya karyawan kita gaji untuk merawat dan mencarikan makanan bagi ternak. Hitungan ini tidak berlaku apabila peternak membeli rumput di dalam pemeliharaan ternaknya.

VI. PROYEKSI PENDAPATAN
• Penjualan kambing yang sudah di besarkan 200  x Rp. 1.700.000 = Rp. 340.000.000
• Penjualan pupuk kandang 7,5 kg x 36 bulan x Rp. 200 x 200 ekor = Rp. 10.800.000
• Penjualan urine 60 liter x 36 bulan x Rp. 500 x 200 ekor = Rp. 216.000.000

D. REKAPITULASI PENDAPATAN
Biaya-biaya:
1. Biaya investasi Rp. 700.000 x 200 ekor  = Rp 140.000.000
2. Biaya pemeliharaan selama 36 bulan x  Rp 5.000.000 = Rp 180.000.000 
Rp 140.000.000+ Rp 180.000.000  Total biaya Rp 320.000.000

Pendapatan;
• Penjualan kambing yang sudah di besarkan  Rp. 340.000.000
• Penjualan pupuk kandang Rp. 10.800.000
• Penjualan urine Rp. 216.000.000
• Total pendapatan Rp. 566.800.000
Keuntungan yang bisa diperoleh adalah sbb:
Rp. 566.800.000– Rp. 320.000.000= Rp. 246.800.000

VI. PENUTUP
Demikian Proposal permohonan ini dibuat dan diajukan semoga dapat berkenan mengabulkan permohonan kami, sehingga benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak desa kami


Purwasaba,  14 September 2012
Ketua



( Saryono )
 
PONDOK PESANTREN AL IHSAN
PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA
Alamat : Desa Purwasaba Kec.  Mandiraja  Kab. Banjarnegara 53473
 

Nomor :  55/PP/Al-Ih/Mdr/X/2007                                                 Mandiraja,    Oktober 2007

Lamp   : 1 ( Satu ) Bendel
Hal      : Permohonan Rekomendasi.





Kepada
Yth : Bupati Banjarnegara
Di       

 

     BANJARNEGARA




Assalamu`alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera selalu semoga kita masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha  Esa dan senantiasa dapat menjalankan tugas – tugas sehari-hari.
Dengan hormat kami bermaksud akan mengajukan Permohonan Bantuan Pembangunan Satu Gedung Ponpes Al Ihsan ke Bapak Gubernur Jawa Tengah karena belum memilki Gedung yang representatif untuk kegiatan belajar mengajar.

Untuk itu, kami mohon dengan hormat kepada bapak Bupati Banjarnegara berkenan memberikan rekomendasi pengajuan tersebut, dan sebagai pertimbangan kami lampirkan Proposal Permohonan Pembangunan Satu Gedung Ponpes Al Ihsan dengan anggaran biaya Rp 80.000.000,- ( Delapan Puluh Juta Rupiah ).

Atas perhatian dan pertimbangan serta kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
            Wassalamu`alaikum Wr. Wb.



 


                                                                                          Ketua  
                                                                                    Ponpes Al Ihsan




                                                                                                       ( Abbas Abdul Basyir )

SUSUNAN PENGURUS DAN PANITIA
KELOMPOK USAHA BERSAMA TUNAS HARAPAN
PURWASABA MANDIRAJA BANJARNEGARA

Ketua                             : Saryono
Sekretaris             : Khayanto.
Bendahara            : Miftah
Anggota                : 1. Andi
                             : 2. Suroso
                             : 3. Sudarmo
                             : 4. Misna
                             : 5. Rudi Hartono
                             : 6. Kismo
                             : 7. Sadin
                               

Purwasaba,      Pebruari 2012
                                                                                                      Ketua





                                                                                             ( S a r y o n o )























 







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar